

Ringkasan kegiatan
- Lokasi: Nabire, Papua Tengah.
- Waktu pelaksanaan: 24–26 Juli 2026.
- Cakupan area: kurang lebih 1.000 hektare.
- Perangkat utama: DJI Matrice 4 Enterprise.
- Metode positioning: Post-Processed Kinematic (PPK).
- Tujuan: memperoleh data spasial terbaru untuk pendataan, monitoring, dan pemeriksaan lanjutan di lapangan.
Mengapa area luas perlu dilihat dari udara?
Pemeriksaan dari permukaan tanah tetap penting, tetapi jangkauannya terbatas dan sering kali belum memperlihatkan hubungan antara satu lokasi dengan lokasi lain. Pemetaan udara memberikan sudut pandang menyeluruh sehingga bentuk wilayah, akses, bukaan lahan, aliran air, dan sebaran aktivitas dapat dilihat dalam satu rangkaian data.

Teknologi yang digunakan
DJI Matrice 4 Enterprise digunakan sebagai platform akuisisi data udara. Metode PPK membantu memperbaiki posisi foto setelah penerbangan dengan memanfaatkan data pengamatan GNSS, sehingga proses pemetaan dapat dilakukan secara efisien pada area yang luas.
Bekerja hingga proses lapangan selesai
Kegiatan lapangan tidak berhenti setelah drone mendarat. Tim perlu memeriksa kelengkapan foto, kualitas jalur terbang, catatan lapangan, keamanan data, serta area yang mungkin membutuhkan penerbangan tambahan. Seluruh proses dilakukan dengan tetap mengikuti arahan keselamatan dan kondisi operasional di lokasi.
Data udara adalah awal dari proses analisis
Foto yang dikumpulkan kemudian diproses menjadi informasi spasial yang dapat digunakan sesuai kebutuhan proyek, seperti orthophoto, model permukaan, visualisasi area, dan bahan evaluasi lapangan.
Discuss Your Project
Perlu pemetaan drone atau survei geodetik?
Sampaikan lokasi, luas area, tujuan pekerjaan, dan output yang dibutuhkan. Tim Andigital akan membantu menyusun pendekatan yang sesuai.

